Now Playing Tracks

Mungkin

Terkapar di sebuah ruang yang dalam (mungkin), bagaimana bisa beranjak.. bangun pun susah.

Menuliskan tekad, semakin di tulis semakin menunjukan kesulitan melaksanakannya.

Dilempari, tapi apa ini? Tak hanya hancur, tapi membekas. Mungkin roda-roda trail lebih tahu, mungkin.

Saat ini mungkin menekuk bola mata lebih banyak dilakukan daripada menekuk bibir.

Seolah ada sesuatu yang telah membuka semua jendela, semoga bukan kesadaran sementara.

Memilih, dipilih akan selalu ada, seperti siklus. Hanya egois lah yang membuat takut, kadang menganggap itu salah lalu mengabaikan tanggung jawab.

Mengapa harus rumit…

Mengapa terbebani…

Mengapa…

Jika hujan berteduhlah.. jika diburu waktu berpayunglah.. jika tak ada, berdoalah agar senantiasa sehat meski harus terguyur…

To Tumblr, Love Pixel Union